Usai PBAK Almet dibagikan, Panitia Mengaku Pengandaan Almet Bukan Tugasnya

oleh -2 views
oleh

Ro’yuna Redaksi – Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Mataram membagikan jas almamater kepada mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) yang sudah melaksanakan kegiatan PBAK.

Ketua Panitia PBAK 2026 Dr. Nuruddin, M.H, menjelaskan bahwa almet baru bisa dibagikan setelah PBAK dikarenakan pada saat PBAK gelombang I yang datang belum lengkap.

“Yang dateng kemarin itu baru ukuran M, siapa tau nanti ada yang almetnya kekecilan, jadi daripada sebagaian yang kita bagi, jadi yang lain itu di tunda,” jelasnya

Nuruddin juga menegaskan bahwa pengandaan almet bukan tugas panitia, melainkan tugas dari pihak yang sudah dipilih oleh universitas. Panitia hanya mengatur pembagiannya saja.

“Ada istilah pejabat pengadaannya, khusus ada mekanisme pengadaan barang dan jasanya, panitia hanya membantu mendistribusikan kepada mahasiswa,” tegasnya.

Salah satu maba Intisolihati, mengatakan bahwa pembagian almet ini harusnya dilakukan pada saat PBAK, dikarenakan banyak maba dari luar pulau Lombok yang akan kesusahan nantinya.

“Harusnya dibagin pas hari itu aja, karena banyak temen kita yang dari luar itu kesulitan untuk mengambil almet untuk hari itu aja,” ungkapnya.

Perlengkapan yang siap dibagikan ke maba saat ini hanya Almet dan tas PBAKnya, sedangkan untuk buku pedoman dan atribut lainnya masih belum ada konfirmasi dari pihak pengadaan barang.

 

Arlin 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.