Hari Terakhir PBAK Ricuh, Acara Inagurasi UKM Sempat Diberhentikan 

oleh -242 views
oleh

Ro’yuna Redaksi – Acara Inagurasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Mataram dihentikan pihak kampus pada saat hari trakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) akibat kondisi yang tidak kondusif, Kamis (20/8/26).

Ditengah keberlangsungan acara, sekertaris PBAK meminta UKM untuk menghentikan acara agar tetap menjaga kekondusifan ditengah keributan yang terjadi pada saat itu.

Komandan MENWA Ogi Apdian Saputra mengungkapkan, tujuan acara Inagurasi untuk memeriahkan PBAK hari trakhir, sebelum adanya perkelahian antara dua kubu yang anggotanya bersembunyi di sela-sela kegiatan.

“Tempat kegiatan UKM ini menjadi tempat perkumpulan mereka, sementara kami disini hanya untuk bersenang-senang mendamaikan kondisi,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dari pihak pbak menghentikan jalanya acara Inagurasi untuk menjaga kondusifitas agar tidak adanya kamuflase pada kegiatan tersebut.

“Untuk menjaga kondusif agar tidak ada yang berkamuflase di kegiatan ini, karena permintaan dari wr juga untuk mensterilkan lapangan,” lanjutnya.

Selain itu, Yola mahasiswa semester 3 Prodi PGMI yang sedang menikmati jalanya acara, mengatakan bahwa seharusnya keributan seperti itu tidak harus ada pada saat kegiatan pbak.

“Keributan tadi seharusnya tidak ada ya, soalnya kayak jelek jadi nama kampus. Baru ada mahasiswa baru udah ada kelakuan yang jelek dari mahasiswanya,” ungkap Yola.

Selain itu ia juga menjelaskan acara yang seharusnya seru jadi berhenti karena adanya keributan.

“Acara yang seharusnya seru gitu, meriah jadinya berhenti gara-gara keributan,” tambah Yola.

Ogi berharap untuk pbak tahun berikutnya lebih terarah dengan lebih mengatur Surat Keputusan (SK) yang lebih netral.

“Panitia PBAK lebih mengkondisikan PBAK lebih terarahlah, lebih mengatur SK atau gimana gitukan. Mungkin bisa lebih netral aja ketika PBAK ini,” tutupnya. 

Dengan adanya kondisi yang seperti ini kedepannya bisa dijadikan bahan evaluasi agar PBAK berlangsung dengan kondusif.

Firda/siti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.