Pembelajaran Daring Diperpanjang Dosen Tetap Adakan Kuliah Offline

oleh -19 views

Ro’yuna Redaksi- Menurut surat edaran dari Rektor Universitas Islam Negeri Mataram nomor 540/Un.12/PP.00.9/02/2021 tentang pelaksanaan perkuliahan semester genap tahun akademik 2020/2021 menetapkan perkuliahan semester genap TA: 2020/2021 dilaksanakan secara DARING (Dalam Jaringan) dengan menggunakan media zoom meeting, google classroom, moodle dan whatsApp. Meskipun begitu beberapa dosen di UIN Mataram masih melakukan kuliah tatap muka (offline) dengan para mahasiswa. Senin (22/02/2021).

Perkuliahan seharusnya masih tetap dilakukan secara online, mengingat masa pandemi belum berakhir sampai saat ini. Namun beberapa dosen tetap melakukan kuliah tatap muka, karena beberapa alasan termasuk atas usulan dari mahasiswa itu sendiri.

“Kuliah tatap muka ini atas usulan dari mahasiswa itu sendiri untuk mencampur antara kuliah offline dan online agar tidak monoton” Ungkap salah satu dosen UIN Mataram.

Beliau juga menjelaskan bahwa dalam proses perkuliahan, jumlah mahasiswa yang memasuki ruangan dibatasi dari 30 orang menjadi 10 orang setiap minggunya secara bergiliran, dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kita sepakati kuliah offline hanya empat kali dalam satu semester, itupun mahasiswa dibatasi dengan membagi dalam satu pertemuan sebanyak 10 orang untuk memasuki ruangan”. Sambungnya.

Sebagian mahasiswa juga beralasan perkuliahan dengan sistem daring tidak efektif, karena cenderung ke hal-hal yang diluar perkuliahan. Selain itu baik dosen maupun mahasiswa mengaku perkuliahan secara online menimbulkan beberapa dampak negatif bagi kesehatan mata, karena terlalu sering menatap layar Handphone atau komputer.

Salah satu mahasiswa mengaku bahwa ia mengalami sendiri dampak dari perkuliahan dengan sistem daring tersebut.

“Saya sendiri mengalami dampak kuliah online dari segi kesehatan karena sering menatap layar, penglihatan menjadi kabur” Ungkapnya.

Tidak hanya itu sebagian mahasiswa juga mengatakan perkuliahan dengan sistem offline lebih efektif dan hemat kuota karena bisa langsung berinteraksi dengan dosen maupun mahasiswa lainnya.

“lebih efektif kuliah offline daripada online karena kita bisa berinteraksi langsung dengan dosen dan bisa melatih mental kita saat berbicara ketika persentasi di depan” ungkap mahasiswa jurusan ekonomi Syariah Niarni Rahayu.

Namun ada juga sebagian mahasiswa yang beralasan lebih menyukai kuliah online daripada offline dikarenakan dapat dilakukan dimana saja. (Yanti, Dewi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.