Hukum Bisnis Menjadi Prodi Umum Pertama di UIN Mataram

oleh -88 views

Ro’yuna Redaksi – Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram mengadakan Program studi (Prodi) umum pertamanya yakni, Prodi Hukum Bisnis di bawah naungan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Setelah masa peralihan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), pemerintah memberikan kewenangan kepada UIN untuk menyelenggarakan tidak hanya program pendidikan tinggi ilmu Agama Islam tetapi juga pendidikan tinggi ilmu lainnya, sebagaimana telah diatur dalam Pasal 1 Ayat 2 Perpres Nomor 34 tahun 2017 tentang Universitas Islam Negeri Mataram.

Senada dengan peraturan tersebut, Nuruddin selaku Ketua Tim Pembukaan Prodi Baru juga menambahkan, pentingnya mempelajari berbagai ilmu lainnya untuk mendukung penyelenggaraan program pendidikan ilmu Agama Islam yang ada di UIN Mataram.

“Selama ini kan jurusan yang ada di UIN Mataram itu semua berbasis Islam, dan kita sudah diamanatkan oleh pemerintah bahwa UIN tidak mempelajari ilmu Islam saja tapi juga ilmu umum”, ucapnya saat ditemui Tim LPM Ro’yuna, (22/2).

Sementara itu Dekan Fakultas Syariah Asyiq mengungkapkan bahwa, maraknya teknologi dan bisnis di era digital yang berkembang di seluruh dunia menjadi alasan utama dari penyelenggaraan Prodi Hukum Bisnis ini.

“Melihat situasi kita yang berada di era digital yang marak berkembangnya teknologi dan bisnis, kita perlu mengkaji lebih dalam terkait hukum bisnis. Oleh sebab itu pilihan kita jatuh pada Prodi Hukum Bisnis”, ungkapnya saat diwawancari via WhatsApp oleh Tim LPM Ro’yuna, (21/2).

Melalui Surat Keputusan (SK) Kemendikbudristek Nomor 155/E/O/2023 tentang Izin Pembukaan Program Studi Hukum Bisnis Program Sarjana pada Universitas Islam Negeri Mataram, Prodi Hukum Bisnis nantinya akan diselenggarakan di Fakultas Syariah. Selain itu, terjadi perubahan nomenklatur yang semula Fakultas Syariah menjadi Fakultas Syariah dan Hukum, (7/2).

Terkait hal itu Nuruddin mengaku bahwa Fakultas Syariah sudah siap untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai seperti, satu ruang prodi, dua ruang kelas untuk 50 orang mahasiswa, buku referensi, dan juga sarana prasana lainnya. Selain itu, tenaga pengajar yang kompeten juga turut dihadirkan. Namun ia juga mengatakan masih menunggu SK Ketua jurusan (Kajur) dan Sekretaris jurusan (Sekjur) dikeluarkan oleh rektor.

“Kami sudah siap menyambut mahasiswa-mahasiswa baru Prodi Hukum Bisnis ini. kami juga sudah menyiapkan sarana dan prasarana serta dosen-dosen yang kompeten. Terkait dengan kajur dan sekjur kami sudah mengusulkan hanya tunggu SK dikeluarkan oleh rektor”, ucap Nuruddin.

lebih lanjut ia juga mengatakan akan melakukan sosialisasi ke setiap sekolah, melakukan berbagai promosi melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan Website Fakultas Syariah. Tidak hanya itu, pengadaan banner juga ikut serta menjadi media promosi.

“Kami akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, melakukan promosi melalui media sosial, dan membuat banner-banner. Semuanya masih dalam proses yang Insya Allah akan selesai minggu depan”, lanjutnya.

Terakhir ia juga menjelaskan, Prodi Hukum Bisnis akan resmi dibuka pada tahun ajaran baru semester ganjil mendatang. Adapun untuk jalur pendaftaran bagi mahasiswa baru nantinya, selain melalui jalur SPAN-PTKIN, UM-PTKIN dan Mandiri, tetapi juga dapat melalui jalur Seleksi SNMPTN dan SBMPTN. Namun untuk tahun ini hanya bisa menggunakan seleksi Mandiri.

“Prodi ini nantinya bisa menggunakan 5 jalur karena prodi ini merupakan prodi umum, tapi untuk tahun ini hanya bisa menggunakan Mandiri karena untuk jalur yang lainnya kemarin tidak terkejar”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.