UIN Mataram, Royunaredakai.com —Beredarnya selebaran elektronik ucapan selamat atas dilantiknya Sema dan Dema Universitas Islam Negeri Mataram periode 2020-2021 ramai dibicarakan oleh Mahasiswa.
Pasalnya selebaran elektronik tersebut muncul secara tiba-tiba tanpa ada pencalonan maupun pemilihan sebelumnya. Namun Muhardi sebagai Dema periode 2019-2020 tidak mengetahui bahwa telah adanya pergantian Sema Dema tersebut tanpa ada pelepasan jabatannya.
“Tidak sama sekali.” Singkatnya.

Sedangkan Thomi sendiri membenarkan dirinya telah dilantik sebagai Sema Universitas. Namun sayangnya dia tidak dapat menunjukkan bukti dokumen pelantikan, atau photo kegiatan pelantikan.
Beredarnya alasan pergantian Sema Dema di sejumlah pesan yaitu karena telah berakhirnya masa Surat Keputusan Sema Dema sebelumnya, sehingga pemilihan diambil alih oleh Wakil Rektor 3.
Namun WR 3 Dr. Hj. Nurul Yaqin M. Pd tidak membenarkan adanya pelantikan Sema Dema tersebut.
“Silahkan buktikan dek. Siapa yang melantik dan dimana dilantik.” Terangnya saat dihubungi melalui pesan Whatsapp.
Ia juga menyayangkan mahasiswa yang melakukan tindakan tersebut tanpa ada koordinasi terlebih dahulu. Menurutnya sebagai insan akademis harusnya muhasabah, dan mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum akhirnya menyebarkan.
“Saya sedang merekam anak-anak didik saya, mau tahu calon intelektual _kok_ tidak muhasabah sama kita” Tutupnya.
Beberapa perbincangan ramai di jejaring sosial menyebutkan, bahwa selebaran tersebut sebagai bentuk wujud kekecewaan, atas proses pemilihan pejabat teras mahasiswa yang acap kali tidak transparan. (Ro’yuna-Yuri)




