Ricuh Menjelang Penutupan Pendaftaran, KPUM FDIK Diduga Tidak Transparansi

oleh -29 views
Foto Kericuhan di depan Stand Pendaftaran Dema dan HMPS Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Ro’yuna Redaksi – Komisi Pemilihan Umum (KPUM) FDIK diduga tidak transparansi terkait waktu pengumpulan berkas calon ketua DEMA dan HMPS Fakultas, Rabu, (26/02/25).

Pendaftaran calon ketua DEMA dan HMPS FDIK yang awalnya di tetapkan dari tanggal 22-23 Februari 2025, di perpanjang sampai tanggal 25 Februari pukul 16.00.

Menjelang penutupan pendaftaran calon ketua DEMA dan HMPS, terjadi kericuhan antara pihak KPUM dan beberapa orang dari calon kandidat di lantai dua gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Mataram.

Kericuhan tersebut bermula dari pihak KPUM yang dianggap tidak konsisten terhadap batas waktu pendaftaran calon ketua DEMA dan HMPS.

“Yang diributkan tadi perihal waktu, soalnya KPUM membuat aturan bahwa KPUM buka pendaftaran mulai dari jam 08.00-11.00 WITA dan dilanjutkan jam 14.00-16.00 WITA, namun ketua KPUM mengatakan orang bisa mendaftar sampai jam 12 malam, sedangkan dia sudah membuat aturan sendiri, tapi dia yang melanggar.” ujar Hamdi salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kericuhan tersebut.

Lebih lanjut hal tersebut dibenarkan oleh salah satu kandidat calon wakil ketua HMPS KPI yang berada dilokasi kejadian, bahwa benar pihak KPUM mengatakan pendaftaran sampai jam 12 malam dan akan menerima berkas di luar kampus.

“Iya bener, pihak KPUM juga bilang mau menerima pendaftaran di tempat lain,” ungkap Amrin saat di hubungi oleh tim LPM RO’YUNA.

Hingga berita ini diterbitkan ketua KPUM FDIK belum memberikan kejelasan terkait hal tersebut dan hal ini sudah dicoba konfirmasi bahkan oleh dua Anggota LPM RO’YUNA.

Yati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.