Mengenal Teknologi RFID Perpustakaan

oleh -119 views

Ro’yuna Redaksi— Perpustakaan Universitas Islam Negeri Mataram sedang berada dalam masa peningkatan (upgrading) sistem peminjaman dan pengembalian. Selasa, 17 November 2020.

RFID (Radio Frequency Identification). Adalah teknologi baru nirkable (wireles) yang telah ditetapkan didalam dunia perpustakaan untuk mengembangkan layanan dan kinerja perpustakaan dalam hal indentifikasi dan keamanan.

Perpustakaan merupakan salah satu UPT yang mendapatkan bantuan besar dari pihak IDB (Islamic Development Bank). Proses kegiatan sudah dilakukan beberapa tahun sebelumnya sampai dengan saat ini gedung perpustakaan baru berdiri.

“karena kita mendapatkan fasilitas dan dana supporting yang sangat besar dari pihak IDB (Islamic Development Bank) maka dari itu kita menginginkan adanya peningkatan pelayanan perpustakaan” Ungkap Rika Kurniawati M. Hum., selaku Kepala Perpustakaan.

Tujuan peningkatan sistem pelayanan perpustakaan adalah agar layanan di perpustakaan itu lebih efektif dan efisien dengan menggunakan tenaga manusia seminimal mungkin dengan bantuan sistem teknologi RFID.

“jadi, untuk layanan perpustakaan kita membangun sistem RFID sekarang disamping otomasi yang sudah kita punya dari tahun 2011 perpustakaan UIN Mataram. Nah, begitu pindah ke gedung baru kampus 2 UIN Mataram, kita upgrading sistem layanan dengan melibatkan teknologi RFID” lanjutnya.

RFID yaitu teknologi yang memungkinkan meminjam dan mengembalikan buku secara otomatis melalui sistem tanpa melalui petugas perpustakaan. Kecuali buku berdenda yang harus memakai atau melalui petugas perpustakaan yang melibatkan pemasangan chips didalam buku. Sehingga kondisi buku dan data buku bisa terbaca oleh sistem langsung tanpa melalui petugas.

Mahasiswa dapat mengembalikan buku melalui pengembalian otomatis yaitu Drop Box dengan sistem RFID.

“perpustakaan masih dalam proses upgrading sistem supaya nanti sistem dapat terintegrasi dengan peminjaman, tidak lagi melibatkan banyak karyawan untuk peminjaman, kita tinggal masukkan sendiri ke sistem langsung bisa dipinjam” kata Fu’ad salah satu mahasiswa semester akhir, jurusan Ekonomi Syariah.

“Cukup hanya dengan membawa dan mengambil buku, kemudian bawa kedepan computer yang sudah di setting setelahnya buku dapat dipinjam. Begitu juga dengan pengembalian nanti ada mesin yang ditanamkan di dinding , pada saat jam tutup perpustakaan sementara mahasiswa mungkin selesai kuliahnya sampai sore tidak sempat mengembalikan buku. Mahasiswa bisa mengembalikan buku tersebut pada saat perpus tutup akan tetapi melalui pengembalian otomatis yaitu Drop Box” tegas Rika. (Ainayya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.