Jejak Dari Sebuah Tugas

oleh -145 views
Penulis: Mia Audina

Kita bertemu bukan karena takdir yang sempurna,
Bukan juga karena rencana semata.
Tapi karena tugas sosialisasi KIPK,
yang menuntun kita berdiri
di depan sebuah SMA
dengan  tangan penuh berkas
dan hati yang masih sama-sama asing.

Tapi dari langkah pagi itu,
Ada sesuatu yang mulai berkembang.
Cara kamu menyampaikan materi,
Cara kamu menyebut namaku pelan,
Cara kita saling tertawa sebelum masuk ke kelas,
Semuanya berubah jadi bahasa
yang hanya kita berdua bisa mengerti.

Perjalanan kita berjalan lama,
Cukup lama sampai aku hafal
Getar suaramu saat bercerita,
Tatapanmu saat lelah,
dan diammu saat dunia terasa berat.
Di antara hari-hari itu,
Aku belajar bahwa rasa
Tak selalu datang dengan suara keras
Kadang ia hadir dengan kelembutan embun
yang jatuh tanpa disadari.

Namun, bahkan kisah yang hangat
Bisa merapuh perlahan.
Kita yang dulu berjalan searah,
Pelan-pelan menjauh
Tanpa sempat kembali menyatukan langkah.
dan pada akhirnya,
Kita pun berhenti,
Menyisakan jeda yang terlalu sunyi
untuk disebut perpisahan,
Tapi terlalu dalam
untuk sekedar dilupakan.

Kini aku masih mengingatmu
Seperti mengingat angin
yang pernah lewat di masa baik hidupku.
Tidak lagi kuraih,
Tidak lagi kukejar,
Hanya kusimpan.

Karena dari tugas kampus
yang mestinya biasa saja,
Aku pernah menemukan seseorang
yang sempat menjadi “rumah”,
Meski akhirnya tak lagi kupijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.