Polemik Pelantikan Bersama UKM

oleh -161 views

UKM— Pelantikan bersama Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM yang diagendakan Kamis (13/02) nampaknya menuai protes dari anggota UKM. Kendati telah dilakukan beberapa kali mediasi, pelantikan bersama akan tetap digelar.

Susasan gladi pelantikan bersama UKM, Rabu (12/02) malam.

Protes dilayangkan sebab pelantikan bersama dirasa tidak sesuai dengan proses pelantikan masing-masing UKM, baik dalam proses pembacan SK kepengurusan, pembacaan Ikrar, pelantikan, sampai proses Serah terima jabatan.

“Awalnya kami tidak setuju dengan acara ini karena acara proses pelantikan kami berbeda dengan UKM lainnya,”
Ujar Rofi, Rois Annadi terpilih.

Sejatinya, sikap tidak setuju tersebut bukan berarti UKM menolak kebijakan dari lembaga, namun ingin memberikan informasi kepada lembaga akan sakralnya setiap proses pelantikan masing-masing UKM. Tetap saja, lembaga bersikeras mengadakan pelantikan bersama dengan rangkaian yang sudah ditentukan lembaga.

Agenda resmi yang akan digelar di Auditorium baru ini, akan berisi serah terima jabatan serta pelantikan resmi oleh rektor. Oleh karena itu, seluruh anggota UKM diwajibkan untuk hadir.

” Tujuan utama pelantikan bersama ini, agar terjalin sinergi antara UKM junior dan senior, ” tegas Dr.Hj. Nurul Yaqin, M.Pd, Wakil Rektor bidang kemahasiswaan UIN Mataram, saat ditemui di ruangan.

Terhitung tahun ini terdapat 12 UKM resmi terdaftar di Uinma. Resimen Mahasiswa, Racana Pramuka, Ksr-PMI, LPM Ro’yuna, Koprasi Mahasiswa, Lembaga Dakwah, Badan Kesenian atau BKSM, English Study Club (Esc), dan An-Nadi berada pada daftar UKM yang telah lama berkiprah. Tambahan lainnya, yang termasuk baru ialah, Himapala, Literasi dan Informasi, juga UKM Olahraga yang akan meramaikan kampung UKM.

Pelantikan bersama dimaksudkan agar semua unit kegiatan ini dapat bekerja sama, baik yang lebih dahulu maupun yang kemudian hadirnya. Selain menambah kesan meriah, agenda yang pertama kali diselenggarakan ini juga bertujuan agar semua penghuni Kampung UKM berkumpul, dan merasa menjadi satu keluarga yang utuh.

” Kami tidak ganggu anggaran UKM, berapapaun peserta yang diajukan kami sanggupi,” lanjut WR bidang kemahasiswaan.

Informasi terakhir, pegelaran ini akan dihadiri setidaknya oleh 600 orang, termasuk peserta dan undangan dari unsur alumni, dan lainnya. Kedepan, UKM diharapkan dapat saling bekerjasama dan membangun hubungan produktif.(Ro’yuna_Masri)

2 thoughts on “Polemik Pelantikan Bersama UKM

  1. Kami juga selaku anggota keluarga UKM menginginkan hal ini tidak dilakukan secara bersama. Melihat masing masing keluarga (UKM) memiliki kesakralan tersendiri untuk melakukan pelantikan. Akan tetapi kendatinya. Pihak yang bersangkutan tidak memberikan hal terkait yng di inginkan oleh keluarga UKM. terlebih ini pertama kami untuk pelantikan bersama. Akan tetapi mari kita ambil dengan sisi positifnya. Tetapi. Kita harus mengetahui alasan yg kuat kenapa pihak kampus tidak memberikan keleluasaan untuk melakukan pelantikan ke setiap UKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.