Uin Care Mataram : Pencegahan Kekerasan Seksual di Dunia Kampus

oleh -55 views

Ro’yuna Redaksi-Guna mewujudkan dunia Kampus yang aman, nyaman dan damai dari kekerasan seksual, Lembaga UIN Care Mataram mengadakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus bagi Civitas Akademika dan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang diadakan di Auditorium Kampus II UIN Mataram. Rabu (23/03/2022).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu dari tiga rangkaian kegiatan yang akan di selenggarakan oleh UIN Care yaitu Sosialisasi, Pengadaan buku saku penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di Kampus, serta Pelatihan Penanganan awal korban kekerasan seksual.

Ketua UIN Care Dr. Nikmatullah, M.A., berharap dengan adanya kegiatan ini semakin banyak orang yang mengetahui tentang kekerasan seksual, bentuk-bentuk kekerasan seksual. Karena dengan pengetahuan dan kesadaran akan mencegah orang untuk melakukan kekerasan seksual.

“Saya harap dengan adanya sosialisasi UIN Care ini bisa membuka kesadaran dan pengetahuan kita semua, karena semakin banyak yang sadar maka akan mencegah orang itu untuk melakukan kekerasan seksual,” ujarnya.

Bukan hanya untuk mahasiswa, kegiatan ini juga diperuntukkan bagi Civitas Akademika UIN Mataram, mengingat siapa saja bisa menjadi pelaku dan korban dari kekerasan seksual.

Senada dengan Ketua UIN Care Mataram, Wakil Rektor (WR) III UIN Mataram Dr. H. Subhan Abdullah Achim, MA., juga menyampaikan hal yang sama, ia mengatakan bahwa dengan adanya UIN Care mampu mengawasi dan menjaga serta menghadirkan kampus bebas dari kekerasan seksual verbal maupun non verbal yang di lakukan oleh mahasiswa, dosen maupun karyawan.

“Dengan adanya UIN Care ini bisa mengawasi, menjaga dan menghadirkan dunia kampus yang bebas dari Kekerasan seksual, baik itu verbal atau non verbal, yang pelakunya melibatkan semua elemen Kampus,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia berharap UIN Care bisa menjadi contoh bagi kampus-kampus lain guna menciptakan zero kekerasan seksual di lingkungan kampus, yang tentunya juga disertai dengan dukungan dari segenap jajaran Kampus.

“Ini bisa jadi contoh untuk kampus-kampus lain untuk menciptakan zero kekerasan seksual di lingkungan Kampus dan juga harus didukung oleh segenap jajaran Kampus,” sambungnya.

Untuk alur pelaporan dan penanganan kasus kekerasan seksual pada UIN Care Mataram sendiri dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu :

1. Pengaduan, dimana korban atau pendamping korban datang ke UIN Care dengan melakukan registrasi, dokumentasi kasus dan penunjukan pendamping dari UIN Care Mataram.

2. Pendampingan, dalam hal ini berupa pelayanan konsultasi, dan poses identifikasi kasus sesuai dengan kebutuhan korban.

3. Proses terakhir Rehabilitasi/Pemulihan, UIN Care memastikan terpenuhinya kebutuhan korban, dalam hal ini UIN Care bekerjasama dengan lembaga-lembaga kesehatan diantaranya Klinik UIN Mataram, Laboratorium At-Tazkitab untuk kejiwaan atau psikologis, FDIK untuk layanan keagamaan dan Fakultas Syariah untuk layanan pertimbangan hukum.

Selain itu UIN Care juga bekerja sama dengan mitra yang memberikan layanan reveral pada kasus-kasus kekerasan seksual yang berat, yaitu akan diberikan bantuan medis oleh Puskesmas Pagesangan dan Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara untuk bantuan hukum dibantu oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), LBH Pelangi, Pembinaan Pengamalan Agama (P2A) Polda NTB, dan bantuan rumah aman yang ada di Polda NTB. Tentu saja dengan tetap menjamin kerahasiaan identitas dari pengadu dan korban.(Gunawan/Alya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.