Tempat Mengadu Para Pencari Wi-Fi

oleh -32 views

UIN Mataram—Sambungan internet tanpa kabel atau Wi-Fi menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa. Mulai dari mencari informasi, sampai copy paste tugas makalah, biasa dilakukan menggunakan fasilitas internet gratis di kampus. Masalah tercipta jika Wi-Fi mengalami gangguan. Kadang para Wi-Fi hunter tidak tahu harus bertanya atau melapor kemana.

Tidak ayal jika semua platform bertuliskan UIN Mataram pada media sosial kerap dijadikan tempat mengadu. Padahal UIN Mataram sendiri memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang menangani sambungan internet tanpa kabel ini, ialah UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Mataram.

Gedung TIPD yang berada di Kampus 1 UIN Mataram

Unit ini sejatinya tidak saja mengurus Wi-Fi semata, namun mengatasi hal lebih besar. TIPD bertugas untuk mengelola dan mengembangkan sistem manajemen, pengembangan, pemeliharaan jaringan dan aplikasi, pengelolaan basis data, pengembangan teknologi lainnya, dan kerja sama jaringan. Hal tersebut sesuai dengan peraturan Menteri Agama Republik Indonesia (Permen Kemenag) nomor 18 tahun 2017 tentang organisasi dan tata kerja Universitas Islam Negeri Mataram pasal 83 yang berkaitan dengan tugas TIPD UIN Mataram.

Selain itu, TIPD juga memiliki tugas menyediakan atau melaporkan data mahasiswa kepada Kemendikbud melalui sistem forlap dikti, yang dimana forlap dikti tersebut merupakan pangkalan data pendidikan tinggi Kemenristekdikti yang sekarang menjadi Kemendikbud. Hal itu sesuai dengan yang disampaikan oleh kepala TIPD UIN Mataram Ahmad Nurjihadi,
Institusi memiliki kewajiban melaporkan data kepada 2 institusi diatasnya yaitu Kemendikbud dan Kemenag, melalui TIPD.

Dalam sebuah sistem tentu memiliki ancaman sabotase data atau pengambilan data pribadi untuk penggunaan yang tidak pada tempatnya. Tentu hal ini juga menjadi salah satu perhatian dan masalah yang dihadapi oleh TIPD UIN Mataram, yang didalamnya terdapat data-data pribadi mahasiswa. Terkait dengan hal tersebut, TIPD sampai saat ini belum menemukan gangguan yang signifikan terutama pada Sistem Informasi Akademik (Siakad) dan Sistem Informasi Mahasiswa (Siam) yang menjadi tempat penghimpunan data mahasiswa, karena hingga saat ini TIPD terus melakukan upaya pengamanan secara periodik dengan melakukan backup data-data mahasiswa setiap sore. Semua ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan-perubahan terkait data mahasiswa dan pengamanan yang ada didalamnya.

Terkait dengan security web atau pengamanan website, yang dimana dalam hal ini mendapat banyak sorotan dari beberapa mahasiswa karena lemahnya pengamanan dari website yang ada, Ahmad Nurjihadi mengatakan bahwa hal itu terjadi karena template yang tidak sesuai dengan template resmi dari TIPD UIN Mataram dan Server yang saat ini kondisinya masih sama yang dimana jika terjadi pemadaman listrik maka server tersebut akan ikut padam.

“Kedapannya dengan data center dan lainnya yang dimiliki oleh TIPD UIN Mataram maka diharapkan 2020 ini akan menjadi lebih aman dan akan terus dikembangkan.” Tegas Ketua TIPD saat ditemui.

Selain itu, terkait masalah Wi-Fi yang sering dikeluhkan mahasiswa, Ahmad Nurjihadi menegaskan bahwa hal tersebut terkendala dengan tersebarnya beberapa fakultas dan jurusan ke lokasi-lokasi yang cukup jauh serta tersebar disekitar kota Mataram. Kedepannya jika seluruh kegiatan mahasiswa sudah berada di kampus dengan bangunan dan fasilitas yang baru di daerah Jempong, diharapkan kedepannya masalah Wi-Fi ini akan selesai. (Ro’yun_Gilang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.