Pengurangan UKT Semester Genap Gagal, WR II Minta Maaf

oleh -63 views

Ro’yuna Redaksi-Hingga menjelang semester ganjil, pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester genap bagi mahasiswa tak kunjung terealisasikan. Pasalnya hingga saat ini Mahasiswa masih menanyakan kejelasan terkait informasi tersebut.

Kabar pembayaran UKT yang diinformasikan dalam Surat Edaran (SE) 343/Un.12/PP.00.9/02/2022 pada Februari lalu akan dipotong sebesar 10%, namun belum ada kabar hingga saat ini.

Lian salah satu Mahasiswa Pemikiran Politik Islam (PPI) menyampaikan keluhannya terkait ketidakjelasan pengurangan UKT, ia mengatakan bahwa setiap bertanya terkait hal tersebut selalu mendapat respon yang tidak memuaskan.

“Belum ada informasi sama sekali terkait pengurangan UKT, dan setiap ada yang bertanya di grup Fakultas selalu dijawab sabar-sabar aja dulu,” ujarnya ketika dihubungi via telpon (05/22)

Lebih lanjut ia berharap agar hal ini bisa cepat terealisasikan, mengingat waktu nya sudah cukup lama.

“Semoga cepat diinformasikan, karena sudah lama banget, terus tinggal sebentar kita mau bayar UKT lagi,” imbuhnya.

Sofyan Hadi Pratama juga menyatakan hal yang sama, ia mengikuti pengajuan pengurangan UKT namun hingga akhir semester genap belum juga ada informasi lanjutan.

“Tahun ini saya ikut ngajuin, cuma sampai sekarang belum ada beritanya, dan bukan hanya saya aja, tapi ini juga keluhan teman-teman kelas saya,” ujarnya

Ia berharap agar mahasiswa yang belum dapat pengurangan pada semester kemarin bisa mendapat pengurangan doble di semester mendatang

“Karena sisitem kita belum sepenuhnya offline, semoga tetap ada pengajuan pengurangan dan bagi yang belum dapat pengurangan di semester kemarin bisa dapat potongan doble pada semester mendatang,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut Wakil Rektor II (WR) menyampaikan penyebab pengurangan UKT tak dapat terealisasikan.

”Suratnya keluar mendadak dan saat itu pengurangan itu memang khusus untuk Pandemi. Data yang masuk ribuan sedangkan waktu kita tidak cukup untuk membaca dokumen karena batas pembayaran UKT lagi sebentar,” jelasnya ketika diwawancarai Tim LPM Ro’yuna (13/07/22)

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa semua PTKIN gagal merealisasikan pengurangan UKT karena mendadaknya informasi dari Kementerian Agama dan juga menyampaikan permohonan maaf kepada Mahasiswa

”Satupun PTKIN tidak dapat merealisasikan karena akan menghancurkan sistem yang sudah ada,” imbuhnya

Ia juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Mahasiswa atas gagalnya pengurangan UKT

“Secara pribadi saya memohon maaf kalau mengecewakan temen-teman yang sudah berharap, nah sekarang kita buka ruang seharusnya ada ruang untuk masyarakat atau mahasiswa mengajukan peninjauan selama dokumen-dokumen yang dibutukan memberikan informasi yang cukup bagi kami agar kami bisa mengakomodir,” tutupnya. (SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.