
Ro’yuna Redaksi-Pemilihan ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dilakukan serentak, Kamis (18/01/2023).
Pemilihan menggunakan sistem parlementer tersebut diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FTK di ketiga gedung fakultas tersebut.
Terdapat sepuluh program studi (prodi) yang melaksanakan pemilihan diantaranya, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Bahasa Arab, Tadris Matematika, Tadris IPS, Tadris Biologi, Tadris Kimia, Tadris Fisika, Tadris Bahasa Inggris dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
Dilansir dari akun Instagram @kpum.ftk24, tidak ada ketua HMPS Tadris Fisika terpilih yang diunggah pada akun tersebut seperti sembilan HMPS lainnya.
Menurut keterangan dari Ketua KPUM FTK Izmu Nuzul, menyebutkan bahwa tidak ada mahasiswa Tadris Fisika yang mencalonkan diri dalam pemilihan tersebut.
“Kita sudah membuka pendaftaran sampai hari Senin tanggal 15. Pengumpulan berkas berakhir pada pukul 15.00 wita dan sampai detik itu, tidak ada mahasiswa dari Tadris Fisika yang mengumpulkan berkas,” ucap Izmu Nuzul.
Terkait hal tersebut, pihak KPUM FTK mengaku telah mengonfirmasi dengan Ketua Prodi (Kaprodi) Tadris Fisika Lalu Ahmad Didik Meiliyadi. Izmu Nuzlul mengatakan, ketua HMPS Tadris Fisika akan ditentukan langsung oleh kaprodi.
“Jadi kemarin sempat komunikasi dengan Kaprodi Tadris Fisika, akan ditunjuk langsung siapa yang menjadi ketua HMPS nya karena tidak ada yang mendaftar.” katanya.
Namun berbeda dengan keterangan dari kaprodi Tadris Fisika kepada Tim LPM RO’YUNA, melalui pesan WhatsApp. Lalu Didik menegaskan, dari laporan yang dia terima dari pihak KPUM FTK bahwa ada satu calon yang mengumpulkan berkas pada hari terakhir penutupan pendaftaran.
“Laporan yang saya terima dari KPUM, ada satu yang daftar di detik-detik terakhir” tulisnya.
Menanggapi hal ini, terdapat pengakuan dari mahasiswa Tadris Fisika bahwa tidak ada pemungutan suara yang dilakukan. Sebagaimana dikatakan oleh Ratih Lestari, yang mengaku tidak berpartisipasi dalam pemilihan karena hanya ada satu calon.
“Memang, Tadris Fisika tidak mengadakan pemilihan dikarenakan calon yang mendaftar hanya satu, dan otomatis langsung terpilih sebagai ketua HMPS Tadris fisika,” pungkasnya.
DY






