Pembahasan Kuota Gratis UIN Mataram

oleh -38 views

UIN Mataram— Kuota 30 gb yang diberikan pihak kampus kepada mahasiswa untuk proses kuliah online nampaknya mendulang protes dari kalangan mahasiswa. Pasalnya kuota ini diberikan dengan syarat mahasiswa atau dosen yang ingin menggunakan kuota cuma-cuma, harus memasang sim card Indosat. Kebijakan kampus tersebut justru menimbulkan polemik dan kampus dianggap mengambil keputusan sepihak dengan tidak melihat kondisi mahasiswa.

” Bima tidak ada sinyal Indosat. Adanya XL/Telkomsel,” ungkap Findi kepada Ro’yuna melalui laman aduan website resmi Ro’yuna.

Mahasiswi Perbankan ini menilai, fasilitas gratis dari provider diatas tidak memiliki sinyal yang kuat untuk menjangkau keseluruhan NTB, terutama wilayahnya di Bima.

Selain itu, dilansir melalui media online, bahwa Indosat telah memberikan kuota 30 gb secara percuma untuk kebutuhan belajar online. Artinya meski tanpa ada kerjasama, kuota 30 gb ini akan tetap bisa diakses oleh siapapun sesuai syarat yang berlaku dari Indosat.

Postingan akun Instagram @UINTVMataram, Jumat (03/4)

” Mana mau rugi,” koment akun @iqmuthzn di postingan @Uintvmataram.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT. TIPD UIN Mataram, Ahmad Nurjihadi mengatakan, pihak kampus berkewajiban memberikan alternatif solusi dan kebetulan saat ini yang kampus berkerjasama dengan provider Indosat untuk layanan internet kampus. Indosat Sendiri dipilih atas faktor legal secara hukum.

” Kontrak dengan Indosat itu 100 juta per bulan. Kita sedang ikhtiar dengan pihak Telkomsel juga. Tidak gampang, karena Telkomsel kelola nasional juga,” lengkap Nurjihadi kepada Ro’yuna.

Selain itu terkait dengan VPN, atau Virtual Privat Network , Ahmad Nurjihadi menjelaskan mahasiswa hanya tinggal menginstal openvpnconnect dan selanjutnya akan diarahkan oleh pihak TIPD yang namanya tertera di brosur. Walaupun memang benar pihak provider menyediakan paket gratis, tapi tidak sepenuhnya gratis. Gratis yang dimaksud disini ada beberapa aplikasi seperti Ruang Guru, Quipper, dll. Sedangkan dosen dan mahasiswa UIN Mataram tidak menggunakan aplikasi tersebut, melainkan aplikasi Zoom, google meet, dll. Oleh karena itu pihak provider menyediakan jalur tambahan melalui VPN, agar semua platform bisa diakses secara legal melalui VPN jalur private UIN Mataram.

VPN resmi menyangkut dengan keamanan data pengguna. Pihak TIPD bermaksud memberikan koneksi yang stabil, keluasan mengakses aplikasi dan keamanan data bagi pengguna di UIN Mataram.

Mengenai keluhan mahasiswa terkait provider yang tidak mendapat dukungan sinyal di daerah mereka, Ahmad Nurjihadi menegaskan bahwa pihak kampus sangat menyadari keluhan tersebut. Kampus tengah mengusahakan untuk menggandeng salah satu provider yaitu Telkomsel, dan untuk Provider XL pihaknya tidak menjamin dikarenakan provider tersebut tidak mempunyai paket belajar seperti beberapa provider diatas.

Mengapa VPN Resmi Penting ?

Terdapat sebuah ungkapan dalam hal keamanan data pengguna; “if you’re not paying for it, you’re the product.” Jika kita tidak mengeluarkan uang untuk menggunakan sebuah layanan, maka  sebenarnya kita sendirilah yang menjadi produk yang dijual. (Ro’yuna. G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.