Ro’yuna Redaksi-Berlangsung di Auditorium Kampus I UIN Mataram , Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa UIN Mataram mengadakan Pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Kopma Tahun 2022. Selasa (01/03/22).
Dengan mengusung tema Cekatan, Edukatif, Religius, Inovatif dan Amanah (Ceria), acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor (WR) III Dr. Subhan Abdullah Achim, MA., WR II sekaligus Pembina I Kopma Prof. Dr. H. M. Zaki, M. Pd., Pembina II Hj. Siti Nurul Khaerani, S. Pd. MM., Pejabat yang mewakili Kepala Dinas Koperasi Kota Mataram, Direktur Demisioner Kopma, Alumni, Perwakilan setiap UKM UIN Mataram, serta Mitrawan Mitrawati Kopma UIN Mataram.
Kepengurusan saat ini menjadi kali ketiga Kopma UIN Mataram dipimpin oleh perempuan, dimana sebelumnya pada tahun 2001 dan 2008. Sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Kopma terpilih Nur Fitria Ramadhani dalam sambutannya
“Saya merupakan generasi ke-3 dari perempuan-perempuan hebat Kopma UIN Mataram, Sebelumnya di tahun 2001 dan 2008 dipimpin oleh perempuan, dan sekarang di tahun 2022 juga dipimpin oleh seorang perempuan, yaitu saya,” pungkasnya.
Terkait hal tersebut, ia berharap kesetaraan gender bisa diterapkan di Kopma UIN Mataram juga di UKM UIN Mataram, dimana sesama anggota bisa saling berkoordinasi dan bekerjasama.
“Saya tidak bisa menjalankan proker-proker yang sudah disusun tanpa pengurus, tanpa anggota, jadi karena itu jangan karena saya perempuan, kalian jadi tidak aktif, perempuan juga bisa memimpin, karena kesetaraan gender itu ada,”ujarnya.
Di akhir sambutan, ia menyampaikan pesannya kepada para tamu yang datang, ia mengatakan bahwa orang sukses tidak menyalahkan orang lain, tapi orang sukses berani bertanggung jawab terhadap apa yang dipilihnya.
“Saya selalu bilang bahwa orang sukses tidak menyalahkan orang lain, tapi orang sukses berani bertanggung jawab terhadap apa yang dipilihnya,” sambungnya
Di sisi lain, Pembina I sekaligus WR II UIN Mataram Prof. Dr. H. M. Zaki, M. Pd., mengharapkan Kopma UIN Mataram harus memiliki kemampuan dalam mengakses transformasi teknologi, guna untuk mengembangkan kemampuan para anggota.
“Teman-teman yang berada di Kopma ini harus bisa mengakses transformasi teknologi, karena sejatinya UKM ini adalah tempat mahasiswa mengembangkan bakatnya,” pungkasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kemampuan mengelola organisasi juga sangat penting, dalam negara maju dan berkembang bukan hanya karena ekonominya namun bagaimana cara mengelola organisasi. Diharapkan setelah dilantik, para anggota secara aktif mengembangkan organisasi Kopma ini.
“Tidak ada negara yang maju, tidak ada negara yang berkembang. Negara maju da berkembang bukan semata-mata karena ekonominya, pemimpinnya yang hebat, tapi bagaimana cara mengelola organisasi. Karena itulah setelah dilantik, setidak-tidaknya secara aktif mengembangkan organisasi Kopma ini,” tutupnya. (Indri)






