Masa Lalu

oleh -74 views

Nampaknya aku disini masih terpatri dengan harapan itu

Terus menanti meski tahu ujung akan kecewa

Pikiran itu menari-nari menglingkari kepalaS

Sedang aku masih saja terdiam ditempat yang sama

 

Hai April kita berjumpa lagi dalam keadaan penuh harap

Padahal kemarin saja aku masih bercerita lewat kata

Hari ini kita sudah berjumpa lagi

Apa kabar hati? Masikah siap menanti?

 

Seberapa lama lagi kau mau menunggu?

Coba lihatlah dirimu yang amat kasihan

Kau cukup setia, tapi tidak dengannya

Betapa kejamnya kamu, Kamu yang tak pernah peka

Adakah rasa itu meski secuilpun?

Sudikah kau memberi meski sebesar titik tinta

Namun lagi-lagi aku berharap lebih pada kamu yang tak pernah Ingin tahu. (Sizu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.