Ro’yuna Redaksi- Exhibition event 2021 menghabiskan dana hampir 12 juta, dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2021 bertempat di Auditorium Kampus 2 UIN MATARAM.
Event ini dilaksanakan untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Mice program studi Pariwisata Syariah semester 5.
Exhibition Event 2021 mengangkat tema “Melestarikan Budaya di Era Bergaya Melalui Exhibition Event UINMA”.
Exhibition Event adalah event pertama dan rencananya akan menjadi event tahunan program studi Pariwisata Syariah semester 5. Event ini menampilkan beberapa pertunjukan utama yakni drama, fashion show, dan tradisional food, serta tarian . Pertunjukkan drama tentang Putri Mandalika, fashion show dengan bernuansa tradisional dan modern, dan pertunjukkan tarian tradisional.
“Ini merupakan exhibition pertama dari Pariwisata Syariah semester 5 dan akan menjadi event tahunan. Ada 3 tema yang ditampilkan yakni drama, fashion show, dan tradisional food serta tarian” ujar Khulaifi.
Peserta yang akan menonton event ini diharuskan untuk melakukan registrasi dan membayar Rp. 10.000 dengan fasilitas yang didapatkan berupa konsumsi serta menyaksikan pertunjukkan-pertunjukkan yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Peserta yang hadir bukan hanya dari mahasiswa UINMA beberapa mahasiswa dari universitas yang ada di mataram bahkan Lombok Timur juga turut mengikuti event ini.
Peserta yang melakukan registrasi dan menonton pertunjukan event ini kurang lebih 300 orang. Salah satu peserta mengatakan sangat terhibur dengan pementasan drama Putri Mandalika yang luar biasa dan diluar ekspektasi para penonton.
“Alhamdulillah acaranya keren dan pementasan dramanya sangat bagus diluar ekspektasi” ujar Suma selaku peserta
Selain itu, panitia memberikan kesempatan kepada mahasiswa UIN untuk membuka stand pada event tersebut. Ada sekitar 4 yang penyewa stand, salah satunya yakni Entrepreneur Muda (ERDA). Bagi yang ingin membuka stand membayar registrasi sebesar 20k. Dari panitia sendiri membuka 2 stand untuk memamerkan tradisional food. Total stand yang ikut kontribusi dalam event tersebut yakni 6 stand.
“Untuk stand, kami bebaskan untuk umum dalam lingkungan UIN, ada 4 yang sudah mendaftar stand. Bagi yang daftar stand harus registrasi dulu dan bayar 20k. Dari kami juga membuka 2 stand untuk memamerkan tradisional food. Jadi, total stand ada 6,” ujar khulaifi selaku ketua panita
Dana yang dihabiskan dalam event ini hampir 12 juta. Dana ini didapatkan dari iuran setiap mahasiswa Pariwisata Syariah semster 5 sebesar Rp.100.000 dan registrasi dari peserta. Terkait pendanaan kegiatan, panitia mengaku tidak membuat proposal pengajuan dana kepada pihak kampus.
“Soal dana, kami iuran sebesar 100k setiap orang dari Pariwisata Syariah semster 5 dan kami mendapatkan dana dari registrasi peserta. Kami tidak membuat proposal kepada kampus karena sudah akhir tahun biasanya pembukuan sudah ditutup” lanjutnya.
Harapan dari panitia pelaksana untuk semester 3 yang akan melaksanakan Exhibition tahun depan agar mempersiapkan acara dengan lebih matang agar pertunjukkan yang di tampilkan lebih bagus dari tahun ini.
“Harapan kami untuk adek semester 3 yang akan melaksanakan Exhibition tahun depan agar mempersiapkan acara dengan lebih matang agar pertunjukkan yang ditampilkan lebih bagus dari tahun ini” tutupnya.(Azrima)



