Bangkitkan Jiwa Kartini Anak Muda, ESC UIN Mataram Gelar Seminar Inspirasi

oleh -63 views
Prof. Dr. Hj. Atun Wardatun menyampaikan topik tentang kesetaraan gender dalam seminar inspirasi yang diselenggarakan oleh UKM ESC UIN Mataram, Sabtu (20/04/2024) di Auditorium Kampus I UIN Mataram 

Ro’yuna Redaksi – Memperingati Hari Kartini 2024, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Study Club (ESC) UIN Mataram menggelar acara Seminar Inspirasi yang berlangsung di Auditorium Kampus I UIN Mataram, Sabtu (20/04/2024).

“Inspire Equality and Education for a Brighter Future” menjadi tajuk dalam acara tersebut, yang berarti menginspirasi kesetaraan dan pendidikan untuk masa depan yang lebih cerah.

Dalam acara seminar tersebut, kesetaraan gender menjadi topik pembahasan utama yang dibawakan oleh narasumber dari salah satu guru besar UIN Mataram, Prof. Dr. Hj. Atun Wardatun.

Mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau kerap dikenal dengan sebutan R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia yang memiliki watak pemberani, pemberontak, dan seorang revolusioner. Ia memaparkan buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang berisi kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini pada masa pingitan.

Surat-surat tersebut berisi keresahan Kartini terhadap budaya patriarki dan kekerasan yang kerap dialami oleh perempuan disekitarnya yang kemudian ia kirim kepada teman-temannya di Eropa.

“Saat dipingit, ia (Kartini) menulis surat kepada temannya, seorang laki-laki. Namun ia merespon dengan baik keresahan-keresahan yang dialami oleh R.A. Kartini sehingga surat-surat tersebut dibukukan,” jelas Wardatun.

Terkait hal tersebut, ia menyampaikan bagaimana seharusnya kesetaraan gender berlaku di kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam hal pendidikan, pekerjaan, dan menjadi pemimpin.

“Laki-laki dan perempuan memiliki hak bekerja, pendidikan yang sama. Perempuan tidak harus menjadi ibu rumah tangga, melainkan bisa juga bekerja diluar seperti halnya laki-laki. Perempuan tidak selamanya dipimpin, melainkan bisa memimpin,” kata Wardatun.

Wardatun berpesan kepada peserta seminar, dalam menggapai tujuan harus ada keinginan karena menurutnya segala sesuatu bisa dicapai dengan hal itu. Meskipun, kata dia, seseorang yang memiliki kemampuan tanpa ada keinginan maka kemampuan tersebut hanya akan mengendap.

“Siapapun, bisa menjadi apapun. Keberhasilan bukan diukur dari seberapa kaya backgroundmu, seberapa pelosok desamu, namun yang menjadi ukurannya adalah seberapa besar kemauanmu,” pesannya.

Kesetaraan gender juga turut dibahas dalam sambutan Advisor ESC Prof. Dr. Muchammadun. Ia menyampaikan bahwa kesetaraan bukan berarti memperlakukan semua orang dengan sama rata, melainkan memperlakukan orang tersebut dengan apa yang mereka butuhkan. Terkait dengan gender, menurut dia, gender tidak hanya bermakna jenis kelamin, melainkan peran sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya ingin memberikan sepatu. Ukuran sepatu orang beda-beda, gak mungkin saya kasih rata ukuran 40 misalnya. Bukan itu yang namanya setara, melainkan memberikan setiap orang dengan ukurannya masing-masing,” ucapnya di hadapan peserta seminar.

Lebih lanjut Muchammadun menambahkan pesan dari Wardatun. Ia mengatakan saat ingin mencapai sesuatu yang dibutuhkan ada dua, yaitu will dan sustainable.

“Will itu niat dan keinginan. Sustainable adalah ikhtiar atau usaha yang kita lakukan secara konsisten atau terus menerus,” tutupnya.

Alya/Juli

One thought on “Bangkitkan Jiwa Kartini Anak Muda, ESC UIN Mataram Gelar Seminar Inspirasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.