Wisuda Membawa Bahagia dan Berkah

oleh -26 views

Ro’yuna Redaksi-Berbeda dari sebelumnya, pelaksanaan wisuda program sarjana dan Pascasarjana ke-44 UIN Mataram mengizinkan orangtua wisudawan ikut masuk ke Auditorium UIN Mataram untuk menyaksikan prosesi wisuda secara langsung. Sabtu, (26/11/22).

Hal tersebut tentunya membawa kebahagiaan tersendiri bagi para wisudawan dan orang tua karena bisa didampingi secara langsung pada saat prosesi wisuda, dimana pada momen wisuda sebelumnya orangtua wisudawan hanya bisa mengikuti prosesi wisuda melalui Vidio tron.

Seperti yang disampaikan oleh orangtua dari wisudawan terbaik Universitas Mulkaini

“Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya hati yang berbicara,” ujarnya

Acara yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Mataram tersebut diikuti sebanyak 882 wisudawan yang terbagi dalam 2 sesi. Sesi pertama dimulai dari pukul 8 pagi sampai 12 siang dan sesi kedua dimulai dari pukul 1 siang sampai 4 sore.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Dr. Saleh Ending, MA.

“Perbedaan wisuda sebelumnya dengan tahun ini, kalau dulu sebanyak 1000 lebih wisudawan diwisuda dalam satu sesi di ruangan ini dan orang tua berada di luar, nah sekarang wisuda dibagi menjadi 2 sesi supaya ada space dan orang tua wisudawan bisa menyaksikan anaknya secara langsung,” ujarnya

Tak hanya itu, prosesi wisuda juga kerap membawa keberkahan bagi para penjual. Bagaimana tidak, pasalnya momen ini dimanfaatkan untuk menjajakan dagangannya di lingkungan kampus.

Seperti salah satu penjual buket bunga Idaratun Dwi Zahrur, ia mengaku sudah dua kali berjualan selama wisuda di UIN Mataram. Adapun omset yang didapat pada saat pertama kali berjualan sekitar 700 ribu.

“Kebetulan saya sudah dua kali berjualan di sini selama wisuda. Omset yang saya dapat pas wisuda pertama sekitar kurang lebih 700 ribu, tapi kan itu belum bersihnya, belum nanti untuk modalnya, untungnya,” ujarnya ketika ditemui Tim LPM Ro’yuna

Namun untuk wisuda kali ini omset yang didapatkan tak seperti sebelumnya, ia mengaku kali ini peminatnya sedikit berkurang.

“Tapi wisuda sekarang, akhir akhir ini kok sepi ya tidak tau kenapa, atau mungkin karena banyak yang jualan buket atau karena peminatnya sudah tidak terlalu banyak dan sudah pesan di tempat lain,” tuturnya

Terkait perizinan untuk membuka stand jualan ketika wisuda, wanita asal Pagutan ini mengaku tidak dipersulit, ia mengikuti teman-teman sesama penjualnya dan juga bertanya melalui kerabat yang juga bekerja di Kampus.

“Tidak menggunakan surat izin resmi tetapi pada hari sebelumnya saya nanya ke temen, kebetulan kakaknya merupakan salah satu Satpam disini, “boleh ga jualan?,” terus kata kakaknya “oh boleh.”

Jadi karena dibolehin makanya saya jualan di sini. Saya juga lihat banyak temen-temen yang jualan di sini, jadinya saya ikut,” jelasnya. (Alini Dindayani)

One thought on “Wisuda Membawa Bahagia dan Berkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.