
Ro’yuna Redaksi–Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali membuka dua prodi umum baru, yakni S1 Teknologi Informasi dan S1 Kewirausahaan.
Kabar baiknya, dua prodi umum ini telah dibuka pada penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran semester ganjil 2024.
Menurut keterangan dari Wakil Dekan (WD) I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Baiq El Badriati, Prodi Kewirausahaan sudah bisa dipilih melalui jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Terhitung saat ini, diperoleh sejumlah 21 calon mahasiswa baru dari jalur SNBP.
“Dibuka melalui jalur seleksi SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan Mandiri. Saat ini Prodi Kewirausaan telah memperoleh 21 mahasiswa pada jalur SNBP,” jelas WD I FEBI tersebut, Rabu (24/04/2024).
Baiq El juga menyampaikan sebanyak 60 kuota akan disediakan bagi mahasiswa Prodi Kewirausahaan
“Dengan persiapan dua ruang kelas yang akan ditempati oleh 50-60 mahasiswa, setiap kelasnya terdiri atas 25-30 orang,” ucapnya.
Sementara itu, Prodi Teknologi Informasi yang bertempat di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) hanya bisa dipilih melalui jalur seleksi Mandiri.
Terkait hal ini, WD I FDIK Ahyar berkolaborasi dengan Ketua Prodi (Kaprodi) Teknologi Informasi Ahmad Ashril Rizal dan Sekretaris Prodi (Sekprodi) Arif Taufikurrahman, dalam melakukan penyebaran informasi terkait prodi umum baru ini kepada calon mahasiswa.
“Tentunya bersama kaprodi dan sekprodinya, kami sudah melakukan sosialisasi melalui media sosial dan spanduk sebagai media informasi,” jelas Ahyar.
WD I FDIK tersebut juga mengungkapkan, sebanyak 60 mahasiswa Teknologi Informasi sudah disiapkan tenaga pengajar yang kompeten, serta sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan perkuliahan.
“Terkait fasilitas nantinya sudah kita siapkan. Kita siap melayani mahasiswa dengan ruang kelas yang representatif. Dan menjamin tenaga pengajar yang memiliki kemampuan di bidang itu”, ungkapnya, Rabu (24/04/2024).
Senada dengan hal tersebut, WD I FEBI menuturkan dengan lahirnya Prodi Kewirausahaan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk melahirkan pengusaha profesional.
Dengan demikian, Baiq El mengatakan bahwa sudah menyiapkan tenaga pengajar kompeten dalam bidang manajemen dan marketing.
“Kewirausahaan ini adalah prodi yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, karena kecenderungan masyarakat secara umum berwirausaha. Jadi tentu kita persiapkan untuk dosen yang kompeten dalam bidang ini, guna menjaring mahasiswa yang siap untuk bekerja,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan, meskipun Prodi Kewirausahaan berada di bawah naungan FEBI, namun proses perkuliahan akan dilaksanakan di gedung Terpadu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) UIN Mataram.
“Besok kuliahnya di gedung Terpadu SBSN,” tutup WD I FEBI.
Laili/Nailul







