Tanpa Pendamping, Wisuda Offline UIN Mataram Akan Dijaga Ketat

oleh -42 views

Setelah mendapatkan izin dari Kapolres, Satgas Covid Kota Mataram, Camat dan Lurah Jempong Baru, UIN Mataram memutuskan untuk melaksanakan wisuda ke-41 secara offline namun tanpa pendamping dan penjagaan dari TNI Polri

Pelaksanaan wisuda akan digelar di Auditorium kampus 2 UIN Mataram pada 25 Agustus 2021 hanya dihadiri oleh wisudawan tanpa pendamping dari orang tua atau wali. Untuk mengantisipasi kerumunan mahasiswa yang membawa pendamping akan dilakukan penjagaan oleh 50 TNI dan Polri pada gerbang dan pintu masuk Auditorium.

Kabar pelaksanaan wisuda Offline tanpa kehadiran orang tua ini membuat calon wisudawan kecewa, karena tidak dapat menyaksikan proses wisuda secara langsung. Hal ini disesali oleh Rofiul A’la sebagai calon wisudawan
“Bukan percuma, tapi miris sekali kampus mewisuda mahasiswa tanpa kehadiran orang tua, sisi lain wisuda ini kan biar orang tua kita bisa menyaksikan anaknya naik ke singgasana panggung wisuda”

Padahal ia berharap orang tua dapat mendampingi pada capaian akhir masa kuliahnya
“Realitanya orang tua tidak diperbolehkan ikut serta masuk ke dalam ruangan wisuda,
kalupun tidak bisa dua orang sebagai wali, minimal satu biar bisa mewakili gundah mahasiswa untuk didampingi oleh orang tuanya” Lanjut mahasiswa Fakultas Tarbiyah tersebut

Meski demikian, ia tetap memilih untuk hadir wisuda secara offline walaupun tanpa pendamping daripada harus wisuda melalui aplikasi zoom meeting
“Tetap memilih offline, tak ubahnya kita dikasi makan nasi tanpa lauk” Tutupnya.

Menanggapi harapan mahasiswa, Drs. H. Subuhi sebagai Kepala Biro Akademik sekaligus menjadi Satgas Covid 19 UIN Mataram meminta permakluman dari calon wisudawan dan orang tua untuk dapat mensukseskan acara wisuda secara offline tersebut.
“Kami telah mengusahakan agar UIN Mataram dapat izin melakukan Wisuda secara tatap muka, jadi mohon permakluman dari calon wisudawan dan orang tua agar tidak ada pendamping yang hadir supaya proses wisuda dapat berjalan lancar hingga selesai” Jelas H. Subuhi sebagai penanggung jawab pelaksanaan wisuda

Ia juga menyampaikan hasil rapat bersama panitia wisuda pada Jum’at (20/8) bahwa jumlah maksimal orang yang dapat hadir pada ruangan wisuda hanya 700 orang atau setengah dari kapasitas auditorium, sedangkan jumlah mahasiswa yang akan diwisuda sebanyak 1040 orang, sehingga pelaksanaan wisuda dibagi menjadi dua tahap.

Larangan adanya pendamping ini juga menjadi syarat dibolehkannya UIN Mataram mengadakan wisuda secara Offline

“Berdasarkan rekomendasi dari Walikota Mataram dan Kapolres Mataram UIN Mataram boleh melakukan wisuda tatap muka namun tanpa pendamping dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat” Lanjutnya.

Bagi mahasiswa yang tidak dapat mengikuti wisuda secara offline karena berada di luar daerah atau dalam keadaan sakit dapat mengikuti wisuda secara online melalui aplikasi Zoom Meeting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.