
Ro’yuna Redaksi – Pemandangan tak sedap terlihat di dalam gedung Auditorium UIN Mataram, Kampus II. Pasalnya sampah-sampah plastik dan bekas makanan tampak berserakan mengotori seluruh bagian gedung Auditorium usai pelaksanaan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada hari pertama, Senin (07/08/2023).
Menurut pantauan Tim LPM Ro’yuna, di tengah pelaksanaan PBAK terlihat mahasiswa baru makan dan minum lalu kemasannya dibuang begitu saja di dekat tempat duduk mereka. Hal tersebut mengundang pernyataan dari Koordinator panitia bidang acara dan penanggung jawab ruangan PBAK Diajeng Fitriani yang mengaku, bahwa pada saat pelaksanaan PBAK berlangsung, mahasiswa baru dilarang untuk makan dan hanya boleh minum saja.
“Sebenarnya saat sesi tidak boleh makan, hanya boleh minum,” ungkapnya saat ditemui oleh Tim LPM Ro’yuna usai pelaksanaan PBAK, Senin (07/08/2023).
Diajeng juga menyebutkan faktor banyaknya sampah berserakan lantaran di dalam gedung tidak disediakan tempat pembuangan sampah.
“Lihat aja, sampahnya ditaruh di sekop,” ucapnya sembari menunjuk sekumpulan sampah yang ditampung menggunakan sekop sampah.
Sampah-sampah tersebut juga turut bertebaran di teras dan halaman gedung. Selain itu, banyak tempat pembuangan sampah yang terisi penuh. Meskipun ditengah pelaksanaan kegiatan, terlihat oleh Tim LPM Ro’yuna kendaraan pengangkut sampah namun sampah yang berserakan belum bisa teratasi hingga kegiatan usai.
Lebih lanjut, Diajeng mengatakan persoalan ini akan dikoordinasikan kepada panitia khususnya dari pihak dosen agar pada hari kedua dan ketiga bisa lebih memantau situasi dan kondisi tempat agar bersih sehingga nyaman digunakan pada saat kegiatan PBAK berlangsung.
“Ini sebagai evaluasi bagi kita. Insyaallah nanti saya sampaikan di grup panitia,” tutupnya. (AF)
escort konya sex hikayeleri marmaris eskort





