Pemira FUSA, Sejumlah Calon Tunggal Terpilih Secara Aklamasi

oleh -36 views
Sumber: Dokumentasi Tim LPM Ro’yuna

Ro’yuna Redaksi – Pemilihan Ketua Senat Mahasiswa (Sema), Fakultas Usluhuddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram diikuti oleh tiga calon ketua Sema. Namun dua calon yang lain dinyatakan cacat administrasi oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FUSA, sehingga pemilihan yang dilakukan pada Rabu (16/6/2023) ditetapkan secara aklamasi oleh KPUM.

Pernyataan itu disampaikan Ketua KPUM FUSA Abed Aljabiri kepada Tim LPM Ro’yuna usai acara Pemira. Abed juga menyampaikan hal serupa terjadi pada dua pasangan calon (paslon) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) yaitu Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) dan Sosiologi Agama (SA). Sebelumnya, masing – masing HMPS tersebut memiliki dua paslon.

“Di Sema kemarin itu ada tiga calon. Terus di HMPS, SA ada dua paslon dan di IQT dua paslon. Kenapa mereka tidak lolos, berkasnya hanya satu, ada yang tidak lengkap, tidak punya surat sehat, surat rekomendasi, dan lain sebagainya.” jelasnya.

Terkait hal ini, ia mengatakan pihak KPUM FUSA tidak bisa memberi kesempatan pada calon – calon sebelumnya yang telah terbukti cacat administrasi lantaran hal tersebut diniliai sangat fatal.

“Artinya itu kan kefatalan, jadi kami dari KPUM tegas untuk tidak memberikan ruang di validasi itu,” tukasnya.

Kemudian, Abed menyebut meskipun jumlah minat mahasiswa FUSA terhadap Badan Kegiatan Mahasiswa (BKM) tinggi, namun mahasiswa tidak mendaftar untuk menduduki kursi jabatan karena pada saat itu kegiatan pemilihan bertepatan dengan kegiatan Ujian Akhir Semester (UAS) sehingga mahasiswa fokus untuk menyelesaikan UAS.

“Kalau minat mahasiswa FUSA terhadap BKM saya rasa tinggi karena, di sini ada jurusan politik, sosiologi. Masalah tidak mendaftar mungkin terkenadala UAS.” Imbuhnya.

Dengan demikian, pada Pemira tersebut hanya terdapat satu calon ketua Sema, satu paslon HMPS SA dan satu paslon HMPS IQT. (Lisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.