Pemilihan DEMA FDIK Menimbulkan Kericuhan

oleh -85 views

Ro’yuna Redaksi- Setelah bulan Januari lalu Pemilihan Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Mataram diduga adanya kecurangan, kali ini proses pemilihan DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) kembali mengundang protes dan massa. Rabu, (16/03).

Puluhan mahasiswa memadati gedung FDIK setalah proses pemilihan DEMA yang diduga adanya kejanggalan.

Kericuhan berawal dari beberapa delegasi program studi (Prodi) yang memiliki hak suara, menginterupsi bahwa ada kekeliruan dalam proses pemilihan yang tidak sesuai dengan tata tertib yang telah dibacakan oleh KPUM sebagai panitia dalam pelaksanaan pemilihan tersebut, khususnya pada point ketiga

Point nomor 3 pada tata tertib pemilihan disebutkan bahwasanya, “Apabila pemilihan pertama hasilnya seri maka pemilihan kedua menambah dan melibatkan hak istimewa sebagai penentu.”

Sedangkan dalam pelaksanaannya, Wakil Dekan (WD) III menggunakan hak pilihnya sebelum penghitungan suara pertama dilakukan dengan alasan suara WD tidak boleh terilihat.

Hal tersebut yang mengundang protes dari para delegasi dan menimbulkan kericuhan. Saling tunjuk, saling teriak dengan suara keras, lempar bekas gelas minuman, menendang pintu.

“Bukan seperti ini, ini salah, yang ada di tata tertib bukan begini, sesuai dengan point yang katanya sudah ditetapkan, harusnya suara yang udah ada hitung dulu, kalo emng seri baru WD III boleh menggunakan hak suaranya,” teriak salah satu delegasi dan disambut oleh beberapa delegasi lainnya

Hak suara dari mahasiswa pada pemilihan tersebut sejumlah 12 suara, yang berasal dari 3 orang delegasi dari setiap perwakilan 4 Prodi yang ada di FDIK ditambah satu lagi hak suara istimewa dari WD III.

Kemudian dari hasil perhitungan suara, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01 atas nama Andi Gunawan dan M. Wahdian Rijali Hadi dari prodi KPI memperoleh 7 suara. Sedangkan paslon nomor urut 02 atas nama M. Loksa Nuril dan Herman Ardiansyah memperoleh 6 suara. (em)

One thought on “Pemilihan DEMA FDIK Menimbulkan Kericuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.