Cinta Buta

oleh -72 views

Cinta Buta

Hari itu Sabtu, yaahh.. angin pantai hari itu

Suasana di hari itu memang tenang-tenang saja, padahal seorang insan yang ku sebut diriku itu, sedang tidak menentu dengan hatinya

Ku gendongkan tas ransel ku dan coba melangkah

Kiranya semua orang melihat kegalauanku, kurasa tidak! Mungkin hanya anak bayi bersayap saja yang tau

Karena ia selalu memandangku dengan tatapan samar, yah sesamar hari sabtu

Dia duduk di atap sebuah pertokoan, lalu melayang

Pas disebuah jalan pertokoan, aku jalan diatas tepat diatas ia melayang

Lalu lintas serta keramaian kota tidak begitu memperdulikanku, seperti hati ini yang sudah lamatidak diperdulikan

Bayi bersayap itu makin dekat, seakan aku ingin menunjukkan sesuatu yang berharga tidaknya aku tak tau

Dia mengikutiku, terus mengikutiku, dan dia tepat berada didepan atas pandanganku

Lalu ku coba mengikutinya

Kemudian kami saling mengejar, terlihat seperti rece yang kerap kaliku tonton tiap minggu

Orang-orang dijalan tidak tahu akau mengejar siapa, hanya orang galau yang sama yang bakal tahu

Aku terus mengejar, seperti ingin tahu rahasia yang akan ia tunjukkan

Lalu bayi bersyap itu terbang semakin pelan, sembari menunjukkan jari manisnya kea rah pojok sebelah kanan: tepat disebuah gang buntu

Aku, seketika terdiam “apa maksudnya” tanyaku dalam hati

Seolahdia tahu pertanyaanku, lalu ia menjawab “ia menunggumu”

(Ratna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.