Daksa tuan amerta dalam sajakku, Sebab, memori itu tersimpan rapi dalam beberapa bait tulisanku. Menyimpan memori indah dengan begitu rapinya. Menyelimuti ketidaksempurnaan pertempuran kita. Biar daksamu abadi dalam cerita. Meski

Disudut hati yang terluka akan asa, ada sosok yang senantiasa mengusaha.. Ada sosok yang senantiasa jadi garda ketika sakit diterpa derita.. Memikul harap serta caci dari pelipur lara yang terjerat