Ro’yuna redaksi-Untuk pertama kalinya Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram mengadakan wisuda dalam satu sesi secara offline pasca Pandemi Covid-19. Wisuda kali ini tampak berbeda dari sebelumnya, pasalnya acara yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Mataram tersebut juga memberikan ijazah dan transkip nilai bagi wisudawan secara langsung. Sabtu, (30/07/22).
Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Rektor (WR) I sekaligus Ketua Panitia Wisuda Prof. Dr. H. Adi Fadli, M. Ag.
“Iya, alhamdulillah kita bisa mengadakan wisuda secara offline dan alhamdulillah juga bisa mengundang orang tua secara langsung,” ujarnya ketika diwawancarai Tim LPM Ro’yuna
Dengan diadakannya wisuda dalam satu sesi ini tentu melalui persiapan yang matang dari semua civitas akademika kampus
“Sudah disiapkan dari jauh hari sebelumnya, kerja ekstra dan kerja keras dari semua pihak mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kajur, Sekjur dan semua Kabag maupun Kasubag serta serta staff,” ungkapnya
Selain civitas akademika, elemen masyarakat juga ikut serta memberikan kontribusi dalam acara wisuda ini.
“Masyarakat sekitar sudah memberikan kontribusinya dengan UIN Mataram serta kepolisian, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan semua stake holder yang ada di kota Mataram dari walikota dan sebagainya,” imbuhnya
Bukan hanya itu, anggota dari Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN mataram juga ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara wisuda yang ke-43 ini mulai dari Korp Sukarelawan Remaja (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI), Pramuka, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ro’yuna dan Resimen Mahasiswa (Menwa).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M. Ag., dlm sabutannya ia berpesan agar semua mahasiswa tetap menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu yang didapat dan tetap rajin belajar
“Tetap jaga nama baik almamater, amalkan ilmu yang sudah didapat, jadilah agen-agen moderasi, jangan pernah berhenti belajar karena kehidupan tidak pernah berhenti memberikan pelajaran,” ujarnya
Selain Rektor, Profesor Teknologi Malaysia Suzan Sulaiman juga berkesempatan memberikan sambutan khusus bagi para wisudawan
Dalam acara tersebut wisudawan terbaik pertama diraih oleh Ahmad Ilham Wahyudi mahasiswa Prodi Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama(FUSA) dengan nilai 3,90 predikat Cumlaude.
Muhammad Jamil Anwar salah satu orangtua mahasiswa berprestasi mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh anaknya. Ia berharap hal ini bisa menjadi contoh bagi yang lain agar bisa mengukir prestasi.
“Alhamdulillah sangat bangga sekali, semoga adik-adik tingkatnya bisa mengikuti jejaknya,” ujar Muhammad Jamil Anwar. (Zuba Yuna)






