2 Orang Terluka Akibat Ricuh saat Pemilwa UIN Mataram, diduga Ketua dan Anggota KPUM

oleh -451 views
Kericuhan berujung penganiayaan saat proses Pemilwa UIN Mataram tahun 2026

Ro’yuna Redaksi – Kericuhan yang mewarnai proses Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa) UIN Mataram, sebabkan Ketua dan salah satu Anggota Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) mengalami tindakan kekerasan.

Dalam proses pelaksanaan pemilwa UIN Mataram, terjadi insiden tidak menyenangkan. Dikabarkan Ketua dan salah satu anggota KPUM dilaporkan mengalami penganiyaan di kawasan Kampus I UIN Mataram pada Jum’at, 16 Januari 2026.

Kericuhan berlangsung di tengah pemilihan. Berdasarkan laporan saksi mata situasi sempat memanas akibat ketegangan antar pendukung pasangan calon. Dalam kondisi tersebut, terjadi dorong-dorongan yang berujung pada aksi kekerasan terhadap penyelenggaraan pemilu mahasiswa.

Aksi anarkis tersebut menimbulkan pengeroyokan terjadi secara tiba-tiba ditengah kerumunan massa. Ketua KPUM dan anggotanya menjadi sasaran kekerasan fisik berupa pukulan bertubi-tubi, serta hantaman benda tumpul. Akibat kejadian tersebut, keduanya dilaporkan mengalami luka cukup serius, terutama di bagian kepala.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi mata berinisial S yang berada di lokasi kejadian mengatakan, bahwa korban mendapatkan penganiyaan dengan di lempar menggunakan kursi besi.

“Kita semua yang di luar juga lihat ketuanya di lempar pake kursi besi yang di kampus I itu, nah ada kan anggota disamping dia juga kena,” ucapnya.

Zaky salah satu korban yang merupakan anggota KPUM, sempat tidak sadarkan diri dan segera dievakuasi oleh rekan-rekan mahasiswa ke RS Bhayangkara Mataram untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kondisi korban cukup memprihatinkan. Terdapat luka akibat hantaman di bagian kepala yang memerlukan penanganan serius,” ujar saksi mata.

“Tim medis masih melakukan observasi mendalam untuk memastikan tidak ada trauma dalam,” lanjutnya.

Tim LPM Ro’yuna sudah berupaya menghubungi korban, tapi hingga saat ini belum mendapatkan jawaban.

Yati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.