Wujudkan Peran Pemuda sebagai Pemutus Rantai Money Politik di Pilkada 2024 Lewat Diskusi Publik

oleh -47 views
Foto bersama Mahasiswa se-Kota Mataram, Komisioner KPU NTB, Ketua Bawaslu NTB, dan Ketua Forwanpro NTB di akhir acara diskusi

Ro’yuna Redaksi-Sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus yang ada di Kota Mataram hadiri acara diskusi publik tentang partisipasi pemuda dalam mewujudkan pesta demokrasi damai dan mencegah politisasi suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Acara yang dilaksanakan oleh Forum Wartawan Provinsi (Forwanpro) Nusa Tenggara Barat (NTB) ini sukses digelar di Gedung Sangkareang Pemprov NTB, Rabu (22/05/2024).

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB, Itratif mengungkapkan bahwa pemuda harus bisa membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu dalam memutus politik uang.

“Jadi anak muda ini, jangan ikut terlibat dalam politik uang. Kita ingin merubah pola pikir yang seperti ini, memutus penggunaan politik uang,” ungkap Itratif disela-sela menjawab pertanyaan mahasiswa.

Lebih lanjut, Itratif juga menyampaikan pentingnya memutus politik uang bagi anak-anak muda.

“Kenapa anak-anak muda ini harus berani memutus rantai money politik itu karena sebenarnya kita sedang memperjuangkan masa depan kita,” kata Itratif lanjutnya.

Sementara itu, Komisioner KPU NTB, Agus Hilman mengatakan peran pemuda dalam mencegah politisasi SARA terutama di media sosial.

“Kita belajar dari sejarah. Peran pemuda dalam berbagai perubahan sistem demokrasi, sehingga untuk mencegah politisasi SARA sangat penting terutama di media sosial,” kata Hilman.

Dalam acara ini, seluruh tamu undangan melakukan deklarasi demi terwujudnya Pilkada damai yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November mendatang.

Roby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.