
Ro’yuna Redaksi – Pemilihan Umum (Pemilu) di lima Fakultas yang ada di UIN Mataram mulai bergulir. Namun, pemilu tahun ini nampak berbeda dari sebelumnya. Satu dari lima fakultas tersebut yakni Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) mengadakan pemilihan umum raya (pemira) untuk pertama kalinya dalam sejarah pemilu di UIN Mataram, yang mana selama ini menggunakan sistem parlementer.
Bertempat di ruang Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) FUSA, kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh KPUM FUSA pada Selasa (06/06/2023) menjadi bentuk penetapan pengadaan pemira untuk memilih ketua dan wakil ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) nanti.
Ketua KPUM FUSA Abed Aljabiri menjelaskan hal ini dikarenakan adanya kenginan besar dari para mahasiswa untuk bisa memilih pemimpin mereka sendiri secara langsung tanpa harus diwakilkan oleh orang lain.
“Memilih calon pemimpin kita sesuai dengan keinginan hati kita sendiri karena satu suara itu sangat berharga dan tidak boleh diwakilkan oleh siapapun,” ujar Abed saat diwawancari oleh Tim LPM Ro’yuna, Selasa (06/06/2023).
Ia juga mengatakan bahwa sebelum mengadakan sosialisasi penetapan pemira, pihak KPUM FUSA sudah melakukan diskusi dengan Dekan dan Wakil Dekan (WD) III serta KPUM Universitas terkait pengadaan pemira di FUSA dan mendapat persetujuan.
“Kita juga konfirmasi ke Dekan dan WD III, tentunya beliau acc. KPUM Universitas juga acc,” lanjutnya.
Terkait hal ini, Tim LPM Ro’yuna sudah mengkonfirmasi dengan pihak-piihak tersebut, namun hanya WD III FUSA yang memberikan tanggapan dan mengatakan bahwa KPUM FUSA diperbolehkan mengadakan pemira.
Tanggapan positif pun datang dari mahasiswa FUSA terkait pengadaan pemira, salah satunya mahasiswa Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI) Ardi. Ia berharap agar setiap tahunnya pemilu dilaksanakan dengan sistem raya supaya mahasiswa tahu bagaimana cara berdemokrasi.
“Hal – hal yang seperti ini harus dikembangkan lagi untuk tahun – tahun berikutnya biar kita tau lah, bagaimana kita berdemokrasi, ” ucapnya, Selasa (06/06/2023)
Berdasarkan pamflet yang sudah beredar, pemira akan dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2023 mendatang. (Roby)








Abang anak fusa ya?