Berkalang Tanah

oleh -48 views

Photo by Pinterest

Oleh : Miya

 

Umi

Pendongeng handal

Solatnya lama

Nasihatnya sebaik buku

Ngajinya syahdu

Sebelum matahari terbit sudah ke Sawah dan minum kopi

 

Bilik-bilik kosong

Suara adzan Ashar tenggelam di pelupuk mataku

Ku coba lihat sekali lagi,

Itu Umi

Benar-benar Umi

Jenazahnya sudah di dalam liang lahat

 

Kupikir aku akan menangis sesegukan seperti yang terakhir kali

Tapi ternyata aku hanya menatap langit nanar

Air mataku mengering sama seperti langit yang

cerah

 

Kemarilah jemput nyawaku

Gotong aku pergi bersama keranda Umi

Keluhku

Apa aku sehancur itu?.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.