Dampak Aplikasi Tik Tok Terhadap Akhlak Anak di Desa Batu Tulis Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah NTB

oleh -70 views

Source : https://images.app.goo.gl/csd4ZUzb7gW7Kn4u5

 

Baiq Nurul Hidayati

Mahasiswa Jurusan PGMI FTK UIN Mataram

 

Mengapa masalah ini bisa terjadi ?

Siapa yang tidak tau aplikasi TikTok? Ya, TikTok adalah aplikasi layanan jejaring sosial yang dapat digunakan untuk membuat video pendek berdurasi 3 detik hingga 1 menit. Aplikasi ini memiliki banyak fitur yang dapat dengan mudah digunakan seperti merekam video, mengedit video, memasukkan audio, hingga mengatur transisi video.

TikTok adalah salah satu media sosial yang saat ini sangat digemari oleh banyak orang termaksud pada anak usia sekolah dasar. Saat menggunakan atau melihat aplikasi TikTok banyak anak terlihat lalai dan senang, karena bagi mereka aplikasi TikTok ini bisa menghibur  mereka dikala mereka bosan. Aplikasi TikTok memberikan hiburan bagi setiap orang untuk menghilangkan rasa lelahnya atau rasa bosannya. Bahkan mereka bisa tertawa bahagia jika sedang menggunakan aplikasi TikTok. Mengapa  demikian? Karena dalam aplikasi TikTok setiap orang dapat melihat berbagai video dengan ekspresi music yang berbeda-beda.Bagi anak-anak usia sekolah dasar yang menggunakan aplikasi TikTok, apikasi ini sangat membuat mereka terhibur dengan banyaknya video-video yang berbagai macam bentuknya itu. Namun bagi anak yang sudah tidak lagi menggunakan aplikasi TikTok, mereka mengungkapkan aplikasi TikTok hanya membuat mereka menjadi lupa waktu belajar.

Banyaknya penikmat TikTok pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu pengalihan mereka terhadap kejenuhan yang mereka rasakan. Penggunaan aplikasi TikTok ini dapat mempengaruhi prestasi belajar dan perubahan akhlak dari anak tersebut. Karena selain berdampak untuk menghiibur, aplikasi ini juga memiliki banyak dampak negatif bagi anak usia sekolah dasar, oleh sebab itu diperlukan perhatian khusus bagi orang tua dalam mengawasi anak usia sekolah dasar dalam menggunakan media sosial khusunya TikTok. Karena penikmat TikTok biasanya merasa candu dan membuat anak malas dalam belajar dan penurunan nilai-nilai akhlak. Banyak anak-anak usia sekolah dasar yang   sering   sekali menggunakan aplikasi TikTok ini dan menjadikan itu sebuah  kebiasaan, sehingga mereka lupa akan belajar dan banyak perilaku-perilaku yang tidak baik yang mereka tiru dari aplikasi TikTok yang mengambarkan bahwa kurangnya nilai-nilai akhlak merupakan dampak negatif yang ditimbulkan dari aplikasi Tik Tok pada anak usia sekolah dasar.

Selain itu, Tiktok juga memiliki banyak pengaruh buruk lainnya bagi anak usia sekolah dasar jika digunakan secara berlebihan, yaitu menghambat proses tumbuh kembang kemampuan bersosialisasi terhadap dunia sekitar. Semenjak ada aplikasi TikTok, anak-anak menjadi lupa akan asiknya bermain bersama teman-teman. Tak jarang saat ini banyak ditemukan anak-anak yang bahkan dengan tetangganya pun tidak kenal. Hal ini sangat mengganggu proses anak untuk bersosialisasi dengan orang disekitarnya. Terlalu sering bermain TikTok juga mengganggu waktu tidur anak. Banyak orang tua yang mengeluh karena semenjak anaknya bermain TikTok, mereka menjadi lupa waktu. Anak-anak menjadi lupa waktu tidur, makan, hingga beribadah.

Masalah terakhir yang berpengaruh bagi perilaku anak adalah banyaknya konten dewasa yang seharusnya tidak mereka lihat. Banyak kreator yang menampilkan tarian eksotis dengan menggunakan pakaian-pakaian yang tidak pantas. Mengingat bahwa kebijakan TikTok tentang pembatasan video untuk anak dibawah umur kurang ketat, peran orang tua untuk selalu mendampingi anaknya saat bermain TikTok sangat diperlukan. Sehingga akan mengurangi peluang mereka untuk melihat konten yang seharusnya belum waktunya untuk mereka lihat.

Teknologi yang memiliki banyak kelebihan pasti memiliki dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan. Pihak TikTok sendiri diharapkan memperketat pembatasan konten untuk anak-anak dibawah umur, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Peran orang tua untuk mendampingi anaknya saat bermain TikTok maupun media sosial lainnya juga menjadi faktor pendukung untuk anak agar mereka tetap dapat mengkonsumsi sesuatu yang bermanfaat dan sesuai dengan usianya. Orang tua juga harus mengingatkan kepada anak akan pentingnya sosialisasi terhadap dunia sekitar, karena kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Anak-anak harus diteguhkan agamanya, salah satu caranya adalah dengan mengajarkannya beribadah sesuai ajarannya. Saat anak-anak sudah dikuatkan agamanya, mereka akan bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk dan akan memperkecil peluang mereka untuk mencontoh hal-hal yang tidak terpuji baik dari media sosial maupun dunia nyata.

Sumber Masalah

Sosial Media Tiktok semakin berkembang di kalangan anak di Desa Batutulis. Hal ini meyebabkan adanya pergeseran terhadap akhlak anak di Desa Batutulis. Anak-anak yang dahulu dengan yang sekarang memiliki banyak perbedaan. Anak sekarang ketika adanya sesuatu yang baru mereka akan sering menggunakan atau memanfaatkan secara berlebihan, artinya menerima mentah-mentah tanpa adanya penyaringan terlebih dahulu. Seharusnya dilihat terlebih dahulu karna jangan sampai perkembangan yang ada hanya akan merusak perilaku diri sendiri. Berbeda dengan anak dahulu, tidak begitu terpengaruh pada perkembangan yang ada apalagi yang merusak perilaku mereka. Namun pergeseran akhlak di sini tidak lah secara menyeluruh masih dalam batas kewajaran, kembali pada individu nya masing-masing.

Ketika anak terlalu berlebihan dalam menggunakannya dan tidak dapat memilah dan memilih sesuatu yang baik untuk dilihat atau di tonton maka hal tersebut tentu akan berdampak negatif. Tetapi kalau tontonan anak memang benar-benar di kontrol dengan baik tentu tidak apa-apa. (Observasi).

Berdasarkan penuturan Syamsudin selaku warga yang menyaksikan perkembangan Sosial Media Tiktok di kalangan anak di Desa lain, perkembangan sosial media tiktok adalah salah satu sosial media yang paling sering digunakan oleh anak-anak sekarang, karena video-video yang disajikan sangat menghibur dengan musik dan tarian yang didengar dan disaksikan. Terkadang ia melihat mereka menonton Tiktok. Karena hampir setiap anak  diihat memiliki gadged masing-masing, maka mereka dapat dengan mudah menggunakan sosial media tersebut.

Peneliti menanyakan hal yang sama kepada bapak Hasan selaku

ketua RT perkembangan Sosial Media Tiktok di kalangan anak di Desa lain, beliau mengatakan bahwa : “Perkembangan Sosial Media sangat cepat berkembang di kalangan anak sekarang, itu semua karena hampir semua anak sekarang telah memiliki gadget, maka hal tersebut dengan cepat dan mudah mereka gunakan. Mereka saling memberi dan menerima informasi tentang perkembangan zaman yang sedang viral, maka zaman sekarang tidak ada lagi perbedaan dengan anak desa dengan anak kota. Karena mereka sudah sama-sama cepat mengetahui perkembangan zaman yang terjadi karena gadget yang mereka miliki. Akhir-akhir ini saya perhatikan sering melihat anak-anak menonton di gadget mereka. Dan itu semua mereka lihat pada sosial media yang sedang tren sekarang ini yaitu sosial media Tiktok”.

Peneliti tanyakan lagi kepada ustadz kadir tentang perkembangan perkembangan Sosial Media Tiktok di kalangan anak di Desa lain, beliau mengatakan bahwa :“Perkembangan Sosial Media sangat cepat berkembang di kalangan anak sekarang, itu semua terlihat pada anak-anak zaman sekarang. Dimanapun mereka berada selalu ditemani dengan gadget yang mereka punya, yang mereka gunakan untuk bersosial media terutama sosial media tiktok, di televisi pun kini banyak beritaberita remaja yang viral karena Tiktok”.

Berdasarkan wawancara dan observasi peneliti, Perkembangan Sosial Media Tiktok di kalangan anak di Desa Batutulis sangat cepat berkembang. Berkembangnya Sosial Media Tiktok di kalangan anak di tunjang karena adanya gadget pada setiap anak, hal tersebut tentunya menjadi alasan pertama cepatnya sosial media Tiktok Berkembang di kalangan anak di Desa Batutulis. Mereka sangat cepat menerima informasi tentang Sosial Media yang sedang banyak di gunakan pada saat ini atau yang serang viral sekarang.

Saran Penulis

Dalam mencegah terjadinya dampak yang lebih buruk yang bisa saja terjadi di karenakan Sosial Media Tiktok ini, maka orang tua telah menyadari dan melakukan upaya untuk mengatasi hal tersebut. Upaya yang dilakukannya adalah melalui beberapa cara yang pertama membagi waktu, yang kedua melakukan pengawasan, dan yang ketiga member pengarahan (nasehat). Dampak dari Sosial Media Tiktok ini tidak lah selalu negative, tetapi ada pula hal positif yang terdapat. Jika di gunakan dengan baik, maka akan memberikan dampak yang positif dan begitupun sebaliknya. Semua tergantung bagaimana kita menggunakannya, ada beberapa poin yang hendak nya dilakukan oleh anak dengan adanya Sosial Media Tiktok. Poin-poin tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mengikuti gerakan yang di sukai di Tiktok dan memang baik untuk ditiru,hal tersebut akan melatih daya ingat. Karena dalam membuat video-video maka kita harus mampu mengingat atau menghafal gerakan yang ingin dilakukan.

2. Jadikan Sosial Media Tiktok untuk melatih mental untuk tampil depan umum, bermula dari membuat video-video di Tiktok maka nantinya akan terbiasa.

3. Jadikan ajang untuk melatih kreatifitas, karena aplikasi Tiktok adalah aplikasi untuk mengespresikan kreatifitas khususnya dalam pembuatan video dengan efek spesial dan unik dengan mudah. Tiktok juga menyuguhkan berbagai macam music untuk latar video, sehinggap enggunanya dapat menciptakan video yang lebih menarik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.