
Ro’yuna Redaksi – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menyambut sebanyak 1. 581 mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dan laksanakan pengenalan fakultas di Auditorium Kampus II UIN Mataram, Kamis, (28/08/2025).
Kegiatan PBAK hari ketiga dilaksanakan secara terpisah di masing-masing fakultas. Berbeda halnya dengan FTK yang menjadi fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak dari 10 program studi yang ada di bawah naungannya.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan, Wakil Dekan I, II, dan III, kepala Bagian Akademik, para Ketua Program Studi (Kaprodi), dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi). Mahasiswa baru diperkenalkan dengan struktur organisasi fakultas, profil program studi, serta berbagai program unggulan yang akan mereka ikuti selama masa studi.
Akhmad Asyari WD III bidang kemahasiswaan FTK menjelaskan bahwa kegiatan pengenal budaya akademik di fakultas ini menjadi ajang awal untuk memperkenalkan akademik kepada mahasiswa baru, sekaligus memberikan gambaran umum tentang sistem pembelajaran dan dinamika kehidupan kampus.
“Kita masih memperkenalkan mulai dari dekan, wakil dekan kabag TU kemudian memperkenalkan semua prodi dan memperkenalkan program unggulan setiap prodi,” tuturnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan keunggulan yang akan di tonjolkan pada tahun akademik 2025 ini, bagaimana mahasiswa FTK unggul dalam bidang karya ilmiah dan kemahasiswaan.
“Program unggulan tahun akademik ini bagaimana kita mendesain keunggulan dalam bidang karya ilmiah dan prestasi prestasi kemahasiswaan dan kemudian yang di tekan kan adalah dalam bidang karya ilmiah,” ujarnya.
Akhir katanya Asyari berharapan yang ia sampaikan melalui PBAK ini mahasiswa baru FTK dapat memahami base praktik dari semua prodi yang ada d fakultas tarbiyah
“Harapannya dari kegiatan PBAK ini, mereka dapat memahami base praktik yang terdapat sama semua prodi yang ada di FTK, dan harapan kita dari tahun ke tahun harus lebih baik, lebih bersemangat dan tetap menjadi yang terbaik,” tutupnya.
Yati







