Titip Absen hingga Penyalahgunaan Dana Kegiatan, KPK Ingatkan Bibit Korupsi Dimulai dari Hal Sepele

oleh -50 views
oleh
Pembekalan bagi dosen dan mahasiswa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di UIN Mataram

Ro’yuna Redaksi – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kuliah umum pendidikan anti korupsi pada UIN Mataram kamis 11 Juni 2026, mengingatkan mahasiswa untuk menghilangkan berbagai kebiasaan yang mengarah pada perilaku koruptif. Perilaku yang sering dianggap sepele dinilai dapat menjadi bibit korupsi jika tidak dicegah sejak dini.

Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengatakan, pembentukan karakter yang berintegritas perlu dilakukan sejak masa perkuliahan. Ia menilai berbagai tindakan yang mencerminkan ketidakjujuran, meskipun terlihat sederhana, dapat membentuk kebiasaan yang berpotensi berkembang menjadi perilaku koruptif di kemudian hari.

“Harapannya kita semua berintegritas. Khusus mahasiswa, hilangkan perilaku-perilaku kecil yang mengarah pada korupsi. Titip absen, penyalahgunaan uang kepanitiaan, itu harus dihilangkan. Kalau tidak dibiasakan sejak sekarang, ketika menjadi pejabat bisa berbahaya,” tegasnya.

Menurutnya, perilaku koruptif sering kali bermula dari tindakan sederhana yang dianggap sepele, namun jika dibiarkan dapat berkembang menjadi praktik yang lebih besar ketika seseorang memiliki jabatan dan kewenangan. Ibnu menjelaskan bahwa pendidikan antikorupsi tidak cukup dilakukan melalui penegakan hukum saja. Pendidikan dan pembentukan karakter menjadi langkah penting untuk menanamkan budaya integritas di kalangan generasi muda.

“Untuk memberantas korupsi tidak harus menjadi aparat penegak hukum. Mulailah dari diri sendiri untuk tidak melakukan korupsi. Kita bisa mengawasi, melaporkan, atau setidaknya memberikan contoh sebagai pribadi yang berintegritas,” ujarnya.

Ia juga menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa agar menjauhi perilaku koruptif sejak dini. Karena itu, kampus didorong untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat memperkuat pemahaman mahasiswa tentang antikorupsi, seperti penyuluhan, lomba cerdas cermat, maupun kegiatan kreatif bertema integritas.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. Dr. H. Adi Fadli, menyambut baik pelaksanaan kuliah umum yang kembali digelar KPK di kampus tersebut. Ia berharap nilai-nilai antikorupsi yang disampaikan tidak berhenti sebagai pengetahuan teoritis, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sindy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.