
Ro’yuna Redaksi – Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali membuka program studi (Prodi) baru yakni, Keperawatan Anestesiologi yang berada di bawah naungan rektorat.
Prodi ini menjadi yang kedua di bawah naungan rektorat setelah Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dibuka pada September 2025 lalu. K3 bahkan sudah siap menerima mahasiswa baru pada periode pengajaran mendatang.
Pembentukan prodi Keperawatan Anestesiologi ini, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Nomor 885/B/O/2025.
Wakil Rektor I UIN Mataram Adi Fadli mengatakan bahwa saat ini, prodi Keperawatan Anestesiologi masih dalam naungan rektorat. Namun tidak menutup kemungkinan ini menjadi langkah awal untuk mendirikan Fakultas Kesehatan.
“Untuk saat ini prodi berada dalam naungan rektorat dulu, akan tetapi kami akan segera membuatkan fakultas, yang nantinya bernama Fakultas Kesehatan,” ujarnya.
Pembukaan prodi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di bidang Anestesiologi di kawasan NTB.
Selain itu, prodi ini juga didukung oleh fasilitas pendidikan yang memadai dan kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tripat Lombok Barat, untuk praktik mahasiswa.
“Untuk fasilitas prodi tentunya kami sudah siapkan dari tenaga pengajar, lab serta kurikulumnya,” kata Fadli.
Fadli berharap dengan dibukanya Prodi baru ini bisa memberikan kontribusi serta manfaat kesehatan yang nyata bagi masyarakat karena prodi ini menjadi suatu hal yang berbeda dari kampus lainnya di NTB dan Indonesia Timur.
July/Yati







